Pages

Rabu, 16 Juli 2014

MAUMERE

Kusapa Frans Seda, di suatu siang saat matahari menyembul di sela-sela awan putih
Kehangatannya seperti mengabarkan keramahan Tanah Maumere
Senyuman orang-orang berkulit hitam berambut keriting 
Tegur sapa "taksi, Ibu?" atau "boleh diantar ke mana, Ibu?" atau "apa sudah ada yang menjemput, Ibu?" adalah suara-suara indah di negeri asing ini

Inilah negeri yang telah melahirkan seorang pahlawan
Dia disebut sebagai Pahlawan Keuangan
Meski sudah melanglang buana sampai ke mancanegara, dia selalu mengingat tanah kelahirannya
Berjuang membuka jalur lewat laut dan udara
Mendatangkan banyak kapal dan pesawat perintis untuk membuka isolasi Indonesia Timur yang dicintainya

Inilah tanah kecil yang menyimpan kemakmuran
Dia memiliki pisang, kemiri, kakao, kelapa, kopra 
Beragam tenun ikat yang indahnya telah kesohor di seluruh dunia
Cobalah datang ke Pasar Alok
Temukan semua di sana
Bersama para mama yang tersenyum manis
Nona-nona yang menawarkan es kelapa muda
Dan para bapa yang menggelar kain-kain lebar tenun ikatnya

Datang jugalah ke pantainya pada suatu senja, di sebuah pelabuhan laut bernama Lorosae
Tumpukan peti kemas dan kapal-kapal yang bersandar, berpadu dengan lekuk garis pantai dan batas cakrawala
Serta bukit-bukit dan pulau-pulau di kejauhan
Ditingkahi suara bocah yang riang-gembira melempar-lempar bebatuan
Adalah lukisan alam yang tak terkata indahnya

Inilah pintu gerbang utama wilayah Indonesia Timur
Kota kecil yang menjadi persinggahan menuju Kelimutu dan Larantuka
Bahkan Labuan Bajo pun bisa terjangkau meski harus menempuh perjalanan panjang
Namun pesona alamnya  adalah mimpi para petualang
  
Inilah tempat yang dihuni orang-orang kuat
Meski tsunami pernah mengguncangnya puluhan tahun silam dan merenggut ratusan ribu nyawa, orang-orang ini tak diam berputus asa
Terus bangkit, bergerak, membangun peradaban
Sri Paus Johanes Paulus II pun terpikat untuk datang menyapa
Ada kerukunan beragama yang kuat, ada toleransi yang mengagumkan, ada banyak perkawinan campuran
Namun jangan berharap ada kerusuhan
Orang-orang ini hanya ingin bekerja mencari nafkah untuk keluarga
Agama, budaya, dan adat istiadat yang berbeda, adalah sebuah keniscayaan
Tidak ada guna saling menjelekkan, saling menghinakan
Hidup rukun bersama, merayakan lebaran dan natal bersama
Dengan bahan makanan yang berbeda, pisau dan alat-alat memasak yang berbeda, tukang masak berbeda, dan meja sajian yang berbeda, mereka berpesta bersama, mensyukuri nikmat bersama
Dalam kebersamaan, dalam keragaman serupa itu, bukankah itu semua begitu indah?

Datanglah ke Maumere-Sikka
Dan kau akan disambut dengan sepenuh suka cita, sepenuh kehangatan, sepenuh ketulusan...

Maumere, 16 Juli 2014

Wassalam,
LN

0 komentar

Posting Komentar

Silakan tulis tanggapan Anda di sini, dan terima kasih atas atensi Anda...